By Lyra Puspa On December 1st, 2009
Malam itu saat menaiki escalator TerasKota menuju Blitz Megaplex demi 2012, saya mendengar sebuah suara. Live music, yang mencuri pendengaran saya.
Saya penikmat musik. Dan karenanya, sepotong lagu bagus yang dibawakan oleh sebuah suara indah tentu tidak akan terlewat begitu saja. Lalu saya menengok ke arah sang pembawa lagu. Ups, rasanya saya pernah lihat…
Anda masih ingat Micky AFI ?
Aha, itulah dia ternyata. Meskipun penampilan di atas panggung malam itu sedikit berbeda dengan yang biasa terlihat di layar kaca, tapi saya tidak lupa. Seperti dulu ketika masih tergabung dalam AFI, Micky menyanyi dengan prima. Tidak sedikitpun nada terpeleset, power vokalnya masih seperti dulu, dan ketampanannya tidak pernah berkurang. Sebuah gabungan talenta dan penampilan fisik yang prima, yang membuat saya heran mengapa Micky tak kunjung hadir dengan album perdana.
Penampilan Micky, membuat saya tiba-tiba teringat pada Afgan dan Chrisye. Talenta keduanya mungkin tidak lebih hebat dibandingkan seorang Micky. Namun harus diakui, Afgan maupun Chrisye adalah fenomena unik musik anak negeri. Afgan begitu pesat naik daun saat ini, meskipun usianya relatif muda, dan kemunculannya pun terbilang baru dibandingkan banyak penyanyi lain termasuk para alumni AFI. Sementara almarhum Chrisye merupakan penyanyi legendaris negeri ini, meskipun teknik vokal beliau tidak luar biasa, dengan penampilan panggung yang cenderung lugu apa adanya. Lalu apa yang membuat Afgan begitu melesat dan Chrisye begitu fenomenal ?
Read the rest of this entry »
Posted in Memulai Bisnis, Perspektif Bisnis | 3 Comments »
By Lyra Puspa On July 14th, 2009

foto : obycrownz.files.wordpress.com
Di sekolah, biasanya setiap hari siswa bergumul dengan berbagai teori dan latihan dengan satu tujuan. Lulus ujian.
Di sekolah, setiap soal ujian memiliki satu jawaban benar yang tunggal. Dengannya ada kunci jawaban. Tinggal cocokkan : Benar atau Salah. Benar, maka Anda lulus. Salah, ulang lagi tahun depan, atau kerjakan tugas tambahan. Salah terus menerus ? Ke laut aja…
Di sekolah, sering kali yang kemudian menjadi fokus adalah : Bagaimana cara mengerjakannya ? Atau : Bagaimana jawaban yang benar ?
Sehingga kerap kita menjadi “lupa” untuk bertanya : Benarkah itu satu-satunya jawaban ? Atau : Adakah cara-cara lain untuk menjawabnya ? Atau bahkan : Hei, bukan begitu seharusnya soal yang diberikan !
Lantas sama seperti di sekolah, dalam kehidupan kita sering kali berharap ada satu kunci jawaban. Untuk sukses, kita sering kali berharap ada satu formula baku - bak kotak rumus dalam pelajaran fisika atau matematika - yang bisa berlaku umum untuk semua orang.
“I wanna be success ! Give me the formula !”
Oh la la…
Seakan-akan ada satu formula tunggal untuk menjadi kaya. Seakan-akan ada serentetan kunci jawaban tentang bagaimana menjadi kaya. Seakan-akan setiap diri manusia yang begitu unik dan berharga seperti Anda, hanya layak untuk mendapatkan satu jawaban seragam yang sama.
Read the rest of this entry »
Posted in Motivasi Bisnis, Peluang Bisnis, Perspektif Bisnis | 6 Comments »
By Lyra Puspa On April 4th, 2009
Gimana caranya ?
Pertanyaan yang selalu muncul berulang ketika seseorang baru berkenalan dengan konsep Kaya Dari Rumah. Seakan ada satu jawaban tunggal untuk menjadi kaya. Seakan ada satu tombol yang bisa ditekan dengan mudah untuk mewujudkan semua keinginan kita.
Gimana caranya ?
Tentu beragam. Berbeda jalan bagi masing-masing orang. Karena menjadi kaya tanpa harus meninggalkan rumah adalah sebuah komitmen, bukan kunci jawaban dari segala permasalahan di dunia ini. Dan pada gilirannya komitmen untuk menjadi kaya dari rumah, sesungguhnya, adalah sebuah hasrat.
Hasrat yang mengaktivasi seluruh relung benak untuk menggali ide mengenai cara yang paling tepat bagi masing-masing kita untuk menjadi kaya tanpa harus meninggalkan rumah. Hasrat yang memobilisasi seluruh organ tubuh untuk bergerak mencari jalan agar dapat menjadi kaya secara mandiri tanpa harus meninggalkan keluarga.
Jadi, gimana caranya donk ?
Nah, itu lagi kan. Hahaha…. menyerah deh saya. Baik. Mari kini kita bicara tentang “cara”.
Read the rest of this entry »
Posted in Memulai Bisnis, Perspektif Bisnis | 5 Comments »