Mari Bicara Tentang Kaya
By Lyra Puspa On March 20th, 2009Seakan ada dua kubu ketika kita bicara tentang kaya.
Menurut kubu yang satu, untuk mencapai kekayaan diperlukan mimpi yang setinggi-tingginya, tujuan yang jelas, strategi yang terukur, dan kekuatan kemauan yang pantang mundur. Setiap keinginan, mimpi, ataupun tujuan harus tertulis, divisualisasikan sedemikian rupa, dan diinternalisasikan hingga merasuk ke dalam jiwa. Tanpa mimpi, kita tidak akan menjadi apa-apa.
Sementara kubu yang lain mengatakan, bahwa kekayaan yang hakiki adalah kekayaan hati, bukan materi. Yang diraih bukan dari pencapaian mimpi-mimpi, tetapi dari ketiadaan keinginan itu sendiri. Karena kaya yang sesungguhnya adalah ketika segala keinginan tidak memperbudak kita. Entah harta, tahta, wanita, ataupun …. (lho, “ta” yang satu lagi apa ya ? hehe, lupa…)
Yang satu menganggap kemerdekaan manusia ketika dia bisa memiliki segala keinginannya. Yang lain memandang kemerdekaan sesungguhnya adalah ketika kita merdeka dari keinginan yang tak berhingga.



