Belajar Dari Bu Jumiyem

By Lyra Puspa On July 25th, 2011

Di setiap seminar, workshop, ataupun mentoring bisnis yang diselenggarakan oleh PILLAR, entah berapa ribu kali saya menjumpai wajah-wajah yang bingung dengan cecaran pertanyaan yang nyaris sama : “Bagaimana cara memulai usaha ?” atau “Apa bisnis yang bagus untuk saya ?”

Lho, kenapa harus bingung ? Coba lihat sekitar kita…

bu-jumiyem
Bu Jumiyem di atas motor gerobak sayurnya (foto : KayaDariRumah.com)

Bu Jumiyem namanya. Suatu hari saya bertemu perempuan luar biasa ini sepulng mengantarkan anak-anak ke Sekolah Alam Indonesia di Ciganjur. Ibu dari 2 orang anak ini sehari-hari berprofesi sebagai tukang sayur. Pendidikannya hanya setingkat SD. Sebagaimana layaknya pedagang sayur, setiap hari Bu Jumiyem berangkat ke pasar jam 2 pagi, lalu jam 6 pagi dia mulai berkeliling dengan motor gerobaknya menjajakan barang dagangan sampai sekitar tengah hari. Dalam sehari omzetnya rata-rata mencapai Rp 1 juta, dan menerima keuntungan bersih minimum Rp 100 ribu per hari. Suaminya adalah seorang tukang bakso keliling, mulai bekerja sejak jam 4 pagi hingga sekitar lewat tengah hari, juga berpenghasilan bersih sekitar Rp 100 ribu per hari. Itu minimum lho…
Read the rest of this entry »

Menjadi Tuan Rumah Di Negeri Sendiri

By Lyra Puspa On May 4th, 2011

Pada awalnya menyenangkan…

Saya tengah bergumul dengan data-data statistik dalam proses riset untuk penulisan buku kedua dan ketiga, setelah alhamdulillah, buku pertama “Quantum Resign : Formula Aman Berhenti Kerja Jadi Pengusaha” menjadi best seller tahun lalu.

Menyenangkan, ketika mendapati fakta bahwa populasi kelas menengah di Indonesia dan banyak negara berkembang lainnya meningkat pesat selama 10 tahun terakhir. Berdasarkan data SUSENAS 2009, populasi kelas menengah di Indonesia sudah mencapai 93 juta jiwa atau sebesar 42,8% dari total populasi nasional. Sebuah angka yang tidak dapat diremehkan, tentu.

Peningkatan Belanja Otomotif : Ciri Pertumbuhan Kelas Menengah

Peningkatan Konsumsi Otomotif : Ciri Pertumbuhan Kelas Menengah

foto : metrogaya.com

Kelas menengah adalah sebuah kekuatan ekonomi yang dahsyat. Peningkatan populasi kelas menengah berarti peningkatan daya beli sebuah negara secara massal. Tak heran, konsumsi peralatan elektronik, komputer, handphone, otomotif, dan produk fashion terus meningkat, sementara pengunjung kafe, mall, hipermarket, dan convenience store semakin membludak dari hari ke hari. Jakarta menjelma menjadi kota dengan mall terbanyak di dunia. Semua kini bisa puas berbelanja. Terjadi shopping euphoria di negeri tercinta. Yey !

Read the rest of this entry »

Sukses Dimulai Dari Sebuah Konsep

By Lyra Puspa On December 1st, 2009

Malam itu saat menaiki escalator TerasKota menuju Blitz Megaplex demi 2012, saya mendengar sebuah suara. Live music, yang mencuri pendengaran saya.

Saya penikmat musik. Dan karenanya, sepotong lagu bagus yang dibawakan oleh sebuah suara indah tentu tidak akan terlewat begitu saja. Lalu saya menengok ke arah sang pembawa lagu. Ups, rasanya saya pernah lihat…

Anda masih ingat Micky AFI ?

micky-afiAha, itulah dia ternyata. Meskipun penampilan di atas panggung malam itu sedikit berbeda dengan yang biasa terlihat di layar kaca, tapi saya tidak lupa. Seperti dulu ketika masih tergabung dalam AFI, Micky menyanyi dengan prima. Tidak sedikitpun nada terpeleset, power vokalnya masih seperti dulu, dan ketampanannya tidak pernah berkurang. Sebuah gabungan talenta dan penampilan fisik yang prima, yang membuat saya heran mengapa Micky tak kunjung hadir dengan album perdana.

Penampilan Micky, membuat saya tiba-tiba teringat pada Afgan dan Chrisye. Talenta keduanya mungkin tidak lebih hebat dibandingkan seorang Micky. Namun harus diakui, Afgan maupun Chrisye adalah fenomena unik musik anak negeri. Afgan begitu pesat naik daun saat ini, meskipun usianya relatif muda, dan kemunculannya pun terbilang baru dibandingkan banyak penyanyi lain termasuk para alumni AFI. Sementara almarhum Chrisye merupakan penyanyi legendaris negeri ini, meskipun teknik vokal beliau tidak luar biasa, dengan penampilan panggung yang cenderung lugu apa adanya. Lalu apa yang membuat Afgan begitu melesat dan Chrisye begitu fenomenal ?

Read the rest of this entry »